IAIN Ambon Gelar Rakor Tahun 2018

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menggelar Rapar Koordinasi (Rakor) Tahun 2018. Rakor Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran IAIN Ambon, ini melibatkan seluruh unsur pimpinan mulai dari institut, pascasarjaana, fakultas, unit-unit hingga mahasiswa. Rakor yang diagendakan berlangsung sampai tanggal 30 Oktober 2018 ini digelar di Lt II Gedung Rektorat IAIN Ambon, Senin, 1 Oktober 2018. Rakor dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta.
Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, menjelaskan, Rakor ini bermaksud untuk meningkatkan profesionalitas dan sinergisitas perencanaan anggaran dan kegiatan yang berkualitas dalam rangka peningkatan kinerja IAIN Ambon. Rakor yang berlangsung sampai tanggal 3 Oktober 2018 ini, menjadi ruang yang sangat strategis untuk merancang dan membahas anggaran program kegiatan pengembangan IAIN Ambon ke depan. Beberapa hal yang ditekankan Rektor untuk diusulkan dalam program Tahun 2019 yang patut dibahas dalam Rakor 2018 ini, yakni riset kebijakan berkaitan respon publik terhadap keberadaan dan aktifitas IAIN Ambon. Melakukan suatu penelitian untuk mengetahui kondisi gerakan dakwah di Maluku, dan melakukan riset yang berkaitan dengan penguatan visi dan misi IAIN Ambon baik di eksternal maupun internal.
Rakor juga akan difokuskan untuk merancang program-program yang bisa dilaksanakan pada tahun 2019 yang akan datang, setelah pagu indikatif sudah ada. Dari sini, akan dipertajam untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya prioritas di tahun mendatang. Salah satu program utama yang kini disiapkan di tahun 2019 yakni akreditasi institut. "Jadi kita berharap semua kegiatan yang ada di fakultas maupun unit yang ada, difokuskan bagaimana sukses akreditasi di Tahun 2020. Jadi, kesiapannya harus dimulai dari sekarang."

Peserta Rakor IAIN Ambon yang terdiri dari para pimpinan.

Dalam sambutannya, Rektor terus mengingatkan seluruh pegawai, dosen dan pejabat di IAIN Ambon agar bertanggungjawab terhadap kinerjanya masing-masing. Sebab, semua yang dikerjakan di IAIN Ambon tidak lain untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat seiring perkembangan waktu. Sebab itu, Rakor ini harus diikuti secara serius untuk menjadikan IAIN Ambon yang lebih baik di masa mendatang.
Sementara Kabag Keuangan dan Perencanaan IAIN Ambon, Hafid Basta, melaporkan, Rakor ini melibatkan peserta dari seluruh unsur pimpinan, mulai dari institut, fakultas, jurusan, kepala-kepala unit, maupun pimpinan mahasiswa. Rakor diadakan selama tiga hari dengan beberaga agenda; Pembagian Pagu Anggaran 2019 unit-unit kerja, Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran 2019 oleh masing-masing unit kerja. Rakor ini menghadirkan pemateri dari Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku, dan Kasubbag Perencanaan dan Anggaran PTKI Ditjen Pendis Kemenag RI, Novardy, S.Kom. Selanjutnya, para peserta akan melakukan pembahasan dan Telaah Hasil Penyusunan Anggaran 2018 oleh unit-unit kerja.
Menurut Basta, Rakor berfungsi untuk Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran IAIN Ambon, dengan harapan tersedianya draft dokumen Rencana Kerja dan Anggaran 2018 yang dijadikan referensi dalam penyusunan RKA-KL 2018.
Ia menjelaskan, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, IAIN Ambon tidak terlepas dari sistem pendidikan nasional yaitu harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global. Untuk itu, perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah dan berkesinambungan.
Guna mencapai sistem pendidikan nasional tersebut perlu didukung oleh ketersediaan Rencana Kerja dan Anggaran yang cukup untuk membiayai pelaksanaan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, peningkatan kualitas dosen, mahasiswa serta sarana prasarana pendukung pendidikan yang dituangkan dalam dokumen perencanaan. Rakor ini diharapkan bermanfaat kepada seluruh civitas akademika IAIN Ambon dan pihak eksternal yaitu masyarakat serta Kementerian Agama.(***)

Dilihat: 298